REVIEW AL HIKAM KARYA SHOLEH DARAT, BUKU PENYEJUK JIWA SAAT DITIMPA KESULITAN HIDUP

November 05, 2018

Review Al Hikam Sholeh Darat


Saya baca buku ini tepatnya pada Ramadhan kemarin. Saat itu saya terkapar di rumah sakit karena sakit typus dan DB. 

5 hari di rumah sakit, saya merasa sangat bersyukur ditemani buku kece ini. Buku ini membantu saya untuk merasa lebih dekat dan pasrah dengan ketentuan Allah. Saya percaya, rasa relaks dan tenang ini yang membantu mempercepat penyembuhan. 



Al Hikam bercerita tentang apa?

Saya kenal buku Al Hikam dari suami saya. Sudah lama ia tertarik dengan ilmu-ilmu tasawuf. Ilmu tasawuf atau sufisme adalah ilmu mengenai cara mensucikan jiwa, menjernihkan ahlak dan mendekatkan diri kepada Ilahi

Kitab Al Hikam ditulis oleh Ibnu Attaillah Al Iskandary yang hidup di tahun 1250 - 1309 di Mesir. Kitab ini terkenal karena kedalaman ilmunya dan menjadi buku wajib di kalangan pesantren. 

Hanya santri yang sudah dianggap memiliki dasar keilmuan yang layak yang boleh mempelajari dan mengaji kitab ini.

Memang sih, kita bisa salah paham dalam menafsirkan ratusan hikmah yang terkandung dalam buku ini. Bisa bahaya kalau salah-salah menerapkannya. 

Aslinya kitab Al Hikam yang ditulis Attaillah terdiri dari 2 buku. Buku pertama memuat 157 hikmah, dan buku kedua memuat 109 hikmah. Namun penomoran setiap hikmah terdapat perbedaan dari 1 buku dengan buku yang lain. 

Suami saya memilih buku Al Hikam versi Sholeh Darat karena reputasi penulisnya. Sholeh Darat adalah gurunya banyak orang terkenal yang hidup pada tahun 1820 - 1903. 

Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, Hasyim Asy’ari pendiri NU, hingga RA Kartini adalah santri dari Kyai Sholeh Darat. 

Kyai Sholeh Darat menulis pemahaman Al Hikam pada tahun 1868. Sayangnya hanya 137 hikmah yang ditulis dalam bahasa Jawa (Pegon) dengan huruf Arab.

Review Al Hikam Sholeh Darat
Dalam versi ini, dilengkapi juga riwayat hidup Kyai Sholeh Darat


Apa yang saya pelajari dari Al Hikam?

Beberapa hikmah dalam buku ini terasa begitu dalam dan membuat kita lebih relaks untuk menjalani kehidupan. 

Memang terkadang bahasa terjemahan bikin kita bingung. Tapi setelah baca penjelasannya, maka kita akan lebih paham. Itu sebabnya, hampir semua buku Al Hikam selalu dilengkapi dengan bahasa aslinya. 

Dibandingkan 3 versi buku Al Hikam yang saya punya, penjabaran dari Kyai Sholeh Darat adalah yang paling sederhana dan mudah dipahami.

Salah satu hikmah berbunyi:
Di antara tanda-tanda bahwa seseorang bertumpu pada kekuatan amal usahanya ialah kuranngya pengharapan terhadap rahmat Allah ketika terjadi padanya suatu kesalahan atau dosa.

Gimana? Bingung nggak?

Mari kita lihat penjelasannya. Jadi yang ingin Attaillah sampaikan adalah bahwa jangan sekali-sekali kita bersandar selain selain kepada Allah. Jangan berpikir bahwa amal ibadah kita akan memasukkan kita ke surga. Tidak boleh seperti itu!

Kita itu beriman atau pun kufur semata-mata karena karunia dan keadilan dari Allah. Bukan karena ketaatan ataupun kemaksiatan yang kita lakukan. 

Ketaatan dan kemaksiatan menjadi sebab dan tanda bagi orang yang akan masuk surga atau neraka, tetapi semua tidak dapat memberi akibat atau dampak. 

Jadi nggak boleh kita ke-PD an bahwa ketaatan kita bisa mendekatkan pada Allah atau membuat kita masuk surga. Sebenarnya ketaatan itu adalah semata-mata anugrah Allah. 

Tanda orang yang dikasihi Allah adalah diberi ketaatan dan iman, sementara tanda murkanya Allah adalah diberikannya maksiat.


Hampir semua hikmah dalam buku ini saya garis bawahi saking aplikatifnya dalam kehidupan sehari-hari. Syair Attaillah ini membuat tingkat spiritual kita terangkat ke level yang lebih tinggi. Keyakinan kita pada kebesaran Allah membuat kita pasrah dalam menjalani kehidupan. 

Bukan berarti jadi malas berusaha juga loh, tapi tetap dalam koridor berserah diri kepada Allah SWT.

Ada juga beberapa hikmah yang bikin saya kaget bacanya. Seperti untuk tidak perlu meminta kesembuhan saat sakit. Padahal sejak awal terbaring di rumah sakit ini, saya selalu meminta untuk cepat sembuh. Ternyata kita perlu menerima apapun ketentuan Allah. Itu belum tentu buruk kan? Tubuh memang perlu istirahat. 

Bersyukurlah pada segala kondisi. Jangan sekali-sekali mendikte atau bersikap sok tahu kepada Allah.

Salah satu hikmah lain yang sangat saya suka adalah bahwa segala kondisi kehidupan hakikatnya sama saja. Mau ditimpa kesedihan, kebahagiaan, semua adalah datangnya dari Allah. Terima dan ambil hikmahnya. Jangan pernah berburuk sangka sama Allah.

Review Al Hikam Sholeh Darat
Bahwa kemiskinan itu bisa jadi wujud kasih sayang Allah kepada kita.



Siapa yang perlu baca Al Hikam?

Saya merekomendasikan buku ini untuk teman-teman yang tengah dilanda kesedihan. Apakah sedang sakit, kehilangan, kekurangan harta benda, atau lainnya. Buku ini membantu kita untuk bisa memahami rahasia Allah dibalik ini semua. 

Allah suka jika kita mengingatnya. Berbahagialah ketika cobaan berat malah menjadikanmu mengingat dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Karena itu adalah kebahagiaan yang sebenar-benarnya kebahagiaan.

Buat teman-teman yang kesulitan untuk memahami bacaan, jangan terlalu khawatir. Kajian Al Hikam bisa ditonton juga di channel YouTube.

Buat yang di Bandung, kajian Al Hikam bisa diikuti di Mesjid NU Jl. Galunggung no 9 setiap 1 bulan sekali pada minggu kedua oleh DR. KH. Lukman Hakim. Bila sudah pernah hadir, nanti akan diundang ke grup WA-nya untuk mendapatkan info selanjutnya. 


Data Buku

Judul: Al Hikam
Penulis: KH Sholeh Darat
Penerbit: Sahifa, cetakan 3 Juni 2017 (Cet 1:2016)
Halaman: 204 hal, 14,8 x 21 cm


3 Versi Al Hikam yang saya punya. Yang tengah saya suka lengkap membahas semua hikmah. Sementara yang kanan menarik karena pembahasannya yang tematis.



#ODOPNovemberChallenge
725 kata, 1 jam

You Might Also Like

2 comments

  1. Waaah.... Udah selesai aja baca Al-Hikam teh. Punya saya masih mulus, belum kesentuh sama sekali. Semoga setelah ini bisa memegangnya, membaca, dan mereviunya. Eh, anak kedua saya, saya kasih nama 'Athoillah denga harapan bisa meneldani beliau. Semoga. Amiin. Saya baru ikut challange hari ini teh.

    ReplyDelete
  2. Baguus yaa isinyaa...jadi mau belii. Makasoh reviewnyabteh. Super lengkap

    ReplyDelete

Follow Me on Facebook

Follow Me on Twitter

Contact Me

Name

Email *

Message *